Selasa, 06 Januari 2015

Estetika Bentuk2-Komposisi Titik


Konsep  :
Tema              : Keceriaan
Definisi Tema : Kecerahan sinar muka menandakan bahagia, gembira, dsb
Karakter        : Bahagia, Senang
Ide Bentuk     : Kembang Api
Ide Dasar       : Oval
Warna            : Polikromatik, terdiri dari:
·      Merah
·      Orange
·      Pink
·      Biru
·      Hijau
Prinsip – Prinsip Desain :
·      Keseimbangan : Informal, karena gambar diatas tidak berada pada sumbu
   simetrinya
·      Irama               : Dinamis, karena gambar diatas terdapat pengulangan bentuk dan
  dimensi yang berbeda
·      Skala                : Normal, karena gambar diatas memiliki ukuran standar tidak
  terlalu besar dan tidak terlalu kecil
·      Proporsi          : Desain sudah proporsi, menyesuaikan dengan media desain.
·      Tekanan          : Pada warnanya karena gambar diatas menggunakan warna yang
  bermacam-macam dan cerah
Gambar Desain :





 








Senin, 05 Januari 2015

Pembangunan Berwawasan Lingkungan



Pengertian Pembangunan Berwawasan Lingkungan
Pembangunan yang berwawasan lingkungan adalah upaya sadar dan berencana menggunakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana dalam pembangunan yang terencana dan berkesinambungan untuk meningkatkan mutu hidup. Terlaksananya pembangunan berwawasan lingkungan dan terkendalinya pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana merupakan tujuan utama pengelolaan lingkungan hidup.

Disadari sepenuhnya bahwa kegiatan pembangunan apalagi yang bersifat fisik dan berhubungan dengan pemanfaatan sumber daya alam jelas mengandung resiko terjadinya perubahan ekosistem yang selanjutnya akan mengakibatkan dampak, baik yang bersifat negatif maupun yang positif. Oleh karena itu, kegiatan pembangunan yang dilaksanakan seharusnya selain berwawasan sosial dan ekonomi juga harus berwawasan lingkungan.

Komponen-Komponen Lingkungan
Diantara komponen-komponen lingkungan yang penting, adalah
a)      Biologi, mencakup sub-komponen:
·         Jenis flora fauna darat (vegetasi dan satwa)
·         Jenis flora fauna perairan (plankton & bentos)
b)      Geofisik, mencakup sub-komponen:
·         Iklim
·         Fisiografi
·         Hidrologi
c)      Kimia, mencakup sub-komponen:
·         Kualitas udara
·         Kualitas air
d)      Sosial Budaya dan Kemasyarakatan, dijabarkan:
·         Demografi industri dan kependudukan
·         Sosial ekonomi
·         Sosial budaya

Ciri-ciri Pembangunan Berwawasan Lingkungan
Pembangunan yang berwawasan lingkungan atau pembangunan berkelanjutan memiliki ciri-ciri tertentu, yaitu adanya saling keterkaitan beberapa sektor, antara lain lingkungan dan masyarakat serta kemanfaatan dan pembangunan. Pembangunan akan selalu berkaitan dan saling berinteraksi dengan lingkungan hidup. Interaksi tersebut dapat bersifat positif atau negatif. Pengetahuan dan informasi tentang berbagai interaksi tersebut sangat diperlukan dalam pembangunan berwawasan lingkungan.
Adapun ciri-ciri pembangunan berwawasan lingkungan antara lain :
1.      Menjamin pemerataan dan keadilan.
2.      Menghargai keanekaragaman hayati.
3.      Menggunakan pendekatan integratif.
4.      Menggunakan pandangan jangka panjang.

Dampak Terhadap Lingkungan
Suatu kegiatan proyek akan mempengaruhi kondisi lingkungan dan akan menimbulkan dampak terhadap lingkungannya, dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan proyek ini dapat terjadi pada masa konstruksi maupun masa operasi proyek dan dapat berupa dampak positif maupun negatif bagi lingkungannya.

Tujuan Pembangunan Berwawasan Lingkungan

  • Tercapainya keselarasan, keserasian, dan keseimbangan antara manusia dan lingkungan hidup.

  • Terwujudnya manusia Indonesia sebagai insan lingkungan hidup yang memiliki sikap dan tindakan yang melindungi lingkungan hidup.

  • Terjaminnya kepentingan generasi sekarang dan generasi yang akan datang.

  • Tercapainya kelestarian fungsi lingkungan hidup.

  • Terkendalinya pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana.

  • Terlindunginya wilayah Indonesia dari pengaruh negatif pembangunan, seperti pencemaran tanah, air, dan udara.

Cara Membuat Denah Rumah 2D-AUTOCAD 2007



DENAH RUMAH 2D -Dalam membuat Denah Rumah khususnya 2D sebenarnya sangat sederhana. sebelumnya harus memahami tools dari Autocad 2007 terlebih dahulu terutama tools draw dan tools edit.

Langkah Pembuatan:
1. Bukalah program autocad 2007
2. Aturlah terlebih dahulu ukuran yang akan digunakan misalkan meter
3. Buatlah area gambar sesuai dengan ukuran rumah yang dibuat (gunakan perintah limits)
4. Aturlah grid untuk membantu anda dalam menggambar
5. Buatlah garis double dengan menggunakan perintah Multiline (ketik ML pada baris command  
  dibagian bawah) dan tentukan :
   a. Jarak antar garis dengan memiliih Scale atau tekan huruf S (coba ketik 0.15)
   b. Atur posisi kursor misalkan berada ditengah-tengah garis (pilih zero atau cukup mengetik 
       huruf Z)
   c. Letakkan kursor pada posisi awal mulai menggambar (coba klik sesuai posisi yang
       diinginkan)
   d. Aturlah jarak area gambar sesuai dengan denah gambar yang anda inginkan sampai selesai  
 (area luar--> lebar dan panjang denah gambar rumah)
6. Jika sudah selesai silahkan atur jarak posisi ruang tamu,
    kamar tidur, kamar mandi dst (silahkan tentukan sendiri )
7. Cara menambahkan garis untuk dinding kamar dll, silahkan gunakan offset (ketik offset  
     atau cari di tool edit tombol offset) setelah itu ketik misalkan 3 artinya 3m) atau
    dapat juga menggunakan perintah copy. terserah anda mana yang lebih mudah
8. Untuk mengatur garis yang berlebihan pada sudut perpotongan (misalkan
    di bagian garis kamar tidur dll) silahkan menggunakan perintah untuk memotong garis yaitu    
    Trim (cari tombol trim atau ketik langsung pada baris command :trim kemudian enter)
9. Kemudian sambunglah garis (garis harus sampai pada batas garis luar
    dinding) dengan menggunakan perintah Extend
10.Silahkan membuat pintu pada masing-masing kamar sesuai dengan posisinya caranya :
    a. Gunakan perintah Rectangle untuk membuat kusen sesuai ukuran
    b. Gunakan perintah Rectangle untuk membuat daun pintu sesuai ukuran
    c. Gunakan perintah arc untuk membuat garis lengkung dari ujung daun pintu ke kusen.

Senin, 01 Desember 2014

Arsitektur dan Lingkungan





Pengertian Arsitektur dan Lingkungan
Arsitektur adalah seni yang dilakukan oleh setiap individual untuk berimajinasikan diri mereka dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lanskap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.
Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut. Lingkungan juga dapat diartikan menjadi segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia.
Lingkungan terbagi 2 yaitu Biotik dan Abiotik dapat dijelaskan sebagai berikut :
1.     Komponen biotik (komponen makhluk hidup), misalnya binatang, tumbuh-tumbuhan, dan mikro-organisme (virus dan bakteri)
2.     Komponen abiotik (komponen benda mati), misalnya air, udara, tanah, kelembaban cahaya, bunyi dan energi.
Ilmu yang mempelajari lingkungan adalah ilmu lingkungan atau ekologi. Ilmu lingkungan adalah cabang dari ilmu biologi.

Pengaruh positif pekerjaan arsitek terhadap lingkungan

1.     Memperhatikan hubungan antara ekologi dan arsitektur, yaitu hubungan antara massa bangunan dengan makhluk hidup yang ada disekitar lingkungannya, tak hanya manusia tetapi juga flora dan faunanya. Arsitektur sebagai sebuah benda yang dibuat oleh manusia harus mampu menunjang kehidupan dalam lingkugannya sehingga memberikan timbal balik yang menguntungkan untuk kedua pihak. Pendekatan ekologis dilakukan untuk menghemat dan mengurangi dampak  – dampak negatif yang ditimbulkan dari terciptanya sebuah massa bangunan, akan tetapi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Contoh terapannya yaitu, munculnya trend green design.
2.     Memberikan dampak pada estetika bangunan
3.     Dapat memberikan pemecahan masalah pada tata letak bangunan atau kota.
4.     Memperhatikan kondisi lahan yang akan dibangun. Sebagai contoh bila bangunan akan didirikan pada lahan yang memiliki kemiringam, maka dengan pendekatan ekologis bisa dicarikan solusinya seperti memperkuat pondasi, atau menggabungkan unsur alam pada lingkungan dengan bangunan yang ada sehingga semakin estetis bangunan yang tercipta

Contoh :
Taman ismail marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.
banyaknya lingkungan hijau di site bangunan tersebut dan pembuatan taman pada atap sehingga membuat dampak positif untuk mengurangi dampak global warming.
·       Sebagai taman hijau kota.
·       Pembuatan the "Artificial Sungai" dibuat sepanjang sisi barat laut situs untuk membantu mengumpulkan air hujan untuk didaur ulang dan mengganti pagar sebagai batas ramah antara taman dan sekitarnya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg3s2ECG1hE9Bn9Or6zu5Y-7xmkYWKepamx1zaWgoBGMpwRCMZrCHiLlvdPEqGeNmSbIHrT357LdczrN38WNLautZRhF5fGInkbmUZXzpm3WhSaez0FGvNoz0VnaAEpUhOwsnf2xH5rG_I/s1600/Rev+2+b_resize.jpg



Pengaruh buruk dari pekerjaan arsitek yang tidak memperdulikan lingkunagan
·        Banjirnya kota Jakarta
Banjirnya kota jakarta merupakan akibat dari sitem pembangunan-pembangunan di jakarta yang tidak memikirkan lingkungan, hal tersebut marupakan akibat dari lingkungan yang seharunya merupakan daerah hijau di jadikan menjadi gedung-gedung dan pemakaian plester penuh pada stiap permukaan tanah di kota jakarta sehingga tidak adanya tempat lagi untuk resapan air. 
seharusnya untuk jalan pejalan kaki tidak perlu menggunakan plester melainkan menggunakan bata konblok agar air dapat meresap ke tanah.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5CjBkGG3hoHStNi3-caceCg8Q3wgXF7k6fe-1BicVeIogBISLA8JoqMMO0DXZA_HAyrKQ0u-wxOxYd2vN4sKawCGVPjtwl9GibXmBoACdZ4xJmXTeG5NweFe3yMGVrNLA-qSZ32yS6w/s320/jakarta-bundaran-hi-banjir-2013.jpg